
Reportikaindonesia.com // Kediri, Jawa Timur – Kendaraan yang berpapasan di Jalan Anyelir Kampung Inggris Pare dampak Polemik pembangunan trotoar khususnya di ruas jalan Anyelir disebut-sebut belum jelas penyelesaiannya. Hal inilah memicu aksi massa yang akan digelar pada hari ini pukul 15.00 – 18.00 WIB di Kantor Desa Tulungrejo, Kecamatan Pare – Kabupaten Kediri Jumat, 3 November 2023.
Rencananya, warga Jalan Anyelir akan melakukan Long March ke Kantor Desa Tulungrejo. Sesuai Surat Pemberitahuan Aksi Damai dengan nomor: 007/WAB-X/2023 yang dilayangkan ke pihak kepolisian oleh Forum Warga Jalan Anyelir yang diketahui menuntut trotoar yang dibangun agar dibongkar atau ditiadakan.

Sukamto selaku koordinator aksi kepada media ini via seluler mengatakan, “Hari ini rencananya kami akan menggelar aksi damai hingga tuntutan kami diakomodir. Aksi ini adalah wujud keprihatian bersama warga Jalan Anyelir yang berada di dua desa, Desa Tulungrejo dan Desa Pelem. Intinya warga di Jalan Anyelir minta trotoar itu dibongkar sebab keberadaan trotoar justru mempersempit jalan yang awalnya lebar jalan 6 meter justru menjadi 3 meter.”

Dikatakan, “Bukan hanya itu jalan yang sempit mempengaruhi ekonomi warga disini, karena sulitnya parkir pembeli jadi malas masuk jalan Anyelir lebih-lebih kalau dijadikan satu arah. Terus terang keberadaan trotoar sangat merugikan warga disini, dan hal itu juga ditegaskan guru kami Muhammad Kalend Osen sang perintis Kampung Inggris Pare.
(Ikbal Sermaf. Kabiro)