Reportikaindonesia.com // Toraja Utara, Sulawesi Selatan — Angin puting beliung menerjang alun-alun Rantepao Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan hingga menyebabkan sejumlah tenda mengalami kerusakan pada kamis siang.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu namun banyak tenda UMKM mengalami kerusakan,” kata pengelola Murryadi Suedi saat dikonfirmasi awak media.
Menurutnya angin puting beliung dan hujan deras terlihat dari depan Kantor Kecamatan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toraja Utara menuju ke tengah lapangan alun alun dan menerjang sejumlah tenda yang berada di tengah alun-alun hingga mengakibatkan 90 persen tenda mengalami kerusakan.
“Totalnya ada 70 tenda yang rusak, namun tenda yang mengalami kerusakan akan kami usahakan diperbaiki,” tuturnya.
Murry mengimbau agar masyarakat berhati-hati apabila melihat awan tiba-tiba gelap dan sebelumnya cerah maka hal itu berpotensi terjadi angin puting beliung, sehingga lebih baik menjauh dari pohon atau tiang yang mudah roboh diterjang angin puting beliung tersebut.
“Jika berada di dekat pohon sebaiknya menjauh karena bisa saja angin puting beliung merusak pohon dan menimpa orang yang berada di sekitar pohon. Sebaiknya berlindung di tempat yang kokoh,” katanya.
Sementara dalam sebuah video yang beredar di sejumlah grup whatsApp memperlihatkan angin puting beliung dan hujan deras menerjang hanya beberapa detik di lapangan alun-alun yang disertai dengan kepanikan warga dan sebagian warga berhamburan untuk menjauh dari lapangan sambil berteriak histeris.
Pusaran angin puting beliung menerjang sejumlah tenda hingga tenda terbalik dan berterbangan, namun tidak ada orang yang berada di sejumlah tenda tersebut.
Pantauan di lapangan, banyak tenda yang terpasang di alun-alun yang rusak parah.
(Sal)



