Mengusung tema “Gen Z Bukan Generasi Apatis, Cerdas Bermedia, Kritis Berpikir, Aktif Bermasyarakat”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan literasi politik generasi muda.

Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD PAN Luwu Utara Karemuddin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Abdul Hakim Bukara, Camat Masamba Sri Alam, Ketua Bappilu PAN Ogi Pasolang, pengurus BM PAN, dan puluhan pelajar.

Ketua BM PAN Luwu Utara, Kadri Rahmat, menegaskan pendidikan politik ini bukan untuk mengarahkan Gen Z memihak kelompok tertentu, melainkan memahami hak dan kewajiban sebagai warga negara.

“Gen Z adalah generasi digital. Jangan hanya melek teknologi, tetapi juga harus melek politik karena setiap kebijakan hari ini ikut menentukan masa depan generasi muda,” kata Kadri.

Ia mengatakan, BM PAN akan melanjutkan pendidikan politik ke sejumlah lokasi lain dengan menyasar Gen Z dan milenial agar semakin memahami demokrasi dan kebijakan pemerintah.

“Adik-adik harus memahami hak-hak politiknya. Pendidikan politik ini akan berkelanjutan, dimulai dari Masamba dan dilanjutkan ke tempat-tempat lain,” ujarnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Luwu Utara, Abdul Hakim Bukara, mengingatkan generasi muda agar memanfaatkan kemajuan teknologi tanpa kehilangan kepedulian sosial dan semangat persatuan.

“Kemajuan teknologi tidak boleh membuat kita semakin individualistis. Membangun bangsa membutuhkan perjuangan panjang, pengorbanan, dan semangat persatuan,” tegasnya.

Ketua DPD PAN Luwu Utara, Karemuddin, yang juga Wakil Ketua DPRD, mengajak peserta memahami sistem pemerintahan serta fungsi eksekutif, legislatif, dan yudikatif.

“Kalian harus memahami bagaimana sistem pemerintahan berjalan. Ilmu yang dipelajari hari ini harus mampu mengangkat harkat, martabat, dan derajat kalian di masa depan,” kata Karemuddin.

Ia juga menekankan pentingnya mengenal sejarah dan daerah sendiri, sekaligus mengembangkan potensi diri sebagai bekal menghadapi masa depan.

“Jangan bermimpi menjadi orang hebat jika hal-hal mendasar di sekitar kalian belum dipahami, termasuk politik. Jadilah generasi cerdas, kreatif, dan berwawasan luas,” pesannya.

Di tengah perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI), Gen Z dituntut mampu menyaring informasi, berpikir kritis, serta tidak mudah terpengaruh arus informasi di media sosial.

Melalui kegiatan ini, BM PAN Luwu Utara berharap Gen Z tidak sekadar menjadi pemilih, tetapi juga berperan aktif dalam mengawal kebijakan publik dan membangun demokrasi yang sehat. (*)