Kapolsek dan Ketua Bhayangkari Ranting Tutar Aktifkan Taman Baca Inarah Cendekia

Reportikaindonesia.com // Polman, Sulbar – Kapolsek Tutar Polres Polman bersama Ketua Bhayangkari Ranting Tutar ikut berpartisipasi dalam mencerdaskan anak bangsa. Seperti yang dilakukan Kapolsek Tutar Ipda Rahman, S.Sos, M.Si, dan Ketua Bhayangkari Ranting Tutar Ny. Ratnawati Rahman Kembali mengaktifkan Taman baca Inarah Cendekia Polsek Tutar di Kompleks Mako Polsek Tutar Kelurahan Taramanu Kec. Tutar Kab. Polman. Sabtu (24/09/22).

Taman Baca ini sebelumnya telah dibentuk oleh Ketua Bhayangkari Cabang Polman Ny. Dilia Agung namun sempat pasif karena masih adanya Pandemi Covid 19.

Setelah dilakukan Renovasi Baruga dan Taman serta penambahan 700 buku baca. Sehingga dilakukan pengaktifan kembali.

Senada dengan arahan Kapolres Polman AKBP Agung Budi Leksono, SH,. S.IK, M.Pd agar anggota Polsek bekerjasama dengan Bhayangkari dapat menjadi tenaga pendidik bagi sekolah yang kekurangan guru atau membentuk taman baca serta berpartisipasi dalam upaya mencerdaskan anak bangsa.

Dalam Taman baca tersebut Kapolsek dan Ketua Bhayangkari Ranting Tutar menyiapkan buku buku seperti Sejarah Kepolisian RI, Polisi Sahabat Anak, Etika Berlalu Lintas, Al-Qur’an, Iqra, cerita rakyat dan Pengetahuan umum.

“Kami menyiapkan buku buku yang berhubungan dengan Kepolisian agar para siswa disamping mengetahui ilmu pengetahuan umum juga dapat mengetahui sejarah Kepolisian, bagaimana tugas tugas Kepolisian sebagai Pelindung, pengayom dan Pelayan Masyarakat serta Penegak Hukum. Taman baca Inarah Cendekia ini terbuka 24 jam untuk umum.” Ungkap Kapolsek Tutar.

Seluruh aktivitas termasuk bukunya dilaporkan ke penanggung jawab Taman sebagai bagian dari kegiatan layanan.

Ria, yang merupakan seorang tenaga pengajar juga ditunjuk sebagai pengelolah harian Taman Baca yang ditemui oleh awak Media mengatakan sangat senang dan bangga dengan dibentuknya taman baca oleh bapak Kapolsek beserta ibu Bhayangkari, walau kami jauh dari Pusat Keramaian berada dipelosok tapi kami juga mendapat ilmu dan pengetahuan setara masyarakat yang ada diperkotaan.

“Tempatnya terbuka dan luas, bukunya banyak serta bermacam macam bisa dibaca untuk semua kalangan. Pembaca sisa memilih, membaca sesuai yang diinginkan.” Ungkapnya.

( */Andira )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *