Memprihatinkan, 8 Tahun SMKS Buntu Masakke Tidak Tersentuh Bantuan

Reportikaindonesia.com // Tana Toraja, Sulsel — Sekolah Menengah Kejuruan Swasta (SMKS) Buntu Masakke, yang berlokasi di kecamatan Sangalla Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, sudah 8 tahun belum pernah mendapatkan bantuan rehabilitasi bangunan gedung, Padahal gedung tersebut sudah banyak yang rusak, baik ruangan kelas atau ruang guru dan kepsek.

“Kondisi sejumlah ruang kelas mengalami kerusakan karena semenjak tahun 2013 belum pernah dilakukan perbaikan rehabilitasi pada gedung bangunan dan atapnya sudah mulai rapuh termakan usia bangunan,” ujar Kepsek SMKS Buntu Masakke, Dra. Yustina Tangkelangi di ruangan kerja nya, Senin (10/10/2022).

Yustina Tangkelangi mengungkapkan, SMKS Buntu Masakke Tahun 2013 hingga tahun 2022, belum sama sekali tersentuh rehabilitasi. karena, sampai saat ini, memang belum mendapatkan bantuan rehab maupun bangunan baru.

“Akibatnya pada bagian atap, kanopi dan Plafon mengalami kerusakan sehingga, membuat aktivitas belajar mengajar juga menjadi kurang nyaman terlebih kalau hujan, khawatir atap bangunan ambruk secara tiba-tiba,” jelasnya.

Untuk itu, pihakmya berharap pemerintah turut memberikan perhatian terhadap sekolah swasta khususnya pada SMKS Buntu Masakke.

Pada Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan kami berharap ada rehab untuk SMKS Buntu Masakke.

“Kita sudah berupaya mengajukan permohonan bantuan rehab namun juga belum di ACC sampai sekarang ini. Sehingga membuat tingkat kerusakan semakin parah,” terang Yustina pada awak media.

Lanjutnya, Dalam proses belajar mengajar di sekolah dapat terkendala jika,tidak dibarengi dengan sarana prasarana pendidikan yang memadai.

“Dilapangan masih kita temui ruang kelas maupun bangunan sekolah yang rusak ringan bahkan berat, serta kurang layak, hal ini menjadi perhatian bagi kementrian pendidikan,”pungkas Kepsek.

Sementara,Henda 26 tahun warga kampung tokesan membenarkan bahwa SMKS Buntu Masakke atau dahulu disebut STM Buntu Masakke dari semenjak saya sekolah sampai sekarang sudah mempunyai anak, sekolah tersebut tidak ada perbaikan,baik rehab atau pembangunannya.”ujarnya.

(Tim liput)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *