Reportikaindonesia.com // Serang, Banten – 11 Maret 2026. Upaya penanganan banjir yang merendam puluhan rumah warga di Kampung Dahu Tengah RT 06 RW 07, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, dinilai belum optimal. Warga menilai sejumlah dinas terkait di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Serang terkesan lambat merespons keluhan masyarakat yang terdampak banjir.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejak akhir tahun 2025 hingga Maret 2026, banjir telah terjadi sebanyak empat kali di wilayah tersebut. Peristiwa ini terjadi selama musim hujan dan menyebabkan puluhan rumah warga terendam air hingga masuk ke dalam rumah.
Sejumlah instansi yang memiliki kewenangan dalam penanganan banjir seperti Dinas Sumber Daya Air (SDA), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta Balai Besar Wilayah Sungai Cidanau–Ciujung–Cidurian (BBWS C3) diduga belum melakukan langkah penanganan yang maksimal sebagai respons terhadap kondisi yang dikeluhkan warga.
Hasil survei yang dilakukan awak media Reportikaindonesia.com di lokasi terdampak menunjukkan bahwa ketinggian air yang masuk ke rumah warga rata-rata mencapai hampir setinggi lutut orang dewasa. Banjir diduga dipicu oleh meningkatnya debit air Sungai Cidurian yang melintasi wilayah Kecamatan Cikande.
Warga setempat mengaku kecewa dengan lambatnya penanganan dari dinas terkait. Mereka berharap adanya langkah nyata dan solusi jangka panjang untuk mencegah banjir kembali terjadi.
Menurut keterangan sejumlah warga, pihak Pemerintah Desa Parigi sebenarnya telah berupaya melakukan penanganan awal. Namun, koordinasi dengan dinas terkait di tingkat kabupaten dinilai belum optimal sehingga penanganan di lapangan belum berjalan efektif.
“Kalau banjir hanya dari hujan biasanya tidak lama, paling sekitar seminggu air sudah surut. Tapi sekarang diduga ada air dari Sungai Cidurian yang masuk ke kampung, sementara saluran drainase menuju sungai diduga tidak ada atau tidak berfungsi maksimal,” ujar beberapa warga.
Banjir tersebut tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi warga serta merusak sejumlah infrastruktur di lingkungan permukiman.
Masyarakat khususnya di Kampung Dahu Tengah RT 06 RW 07, Desa Parigi, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang berharap pemerintah daerah dan instansi terkait segera mengambil langkah serius dan memberikan solusi nyata agar persoalan banjir tidak terus berulang setiap musim hujan.
Korwil Banten: Endang Mulyawan.



