Reportikaindonesia.com // Toraja Utara, Sulawesi Selatan – Kantor Kepala Lembang (Desa) Tadongkon, Kecamatan Kesu’, Kabupaten Toraja Utara menjadi sorotan. Sebelumnya beredar Video Camat Kecamatan Kesu’ yang menyebutkan kantor tersebut kosong tanpa kalem maupun perangkat Lembang.
Menanggapi hal ini, Kepala Lembang Tadongkon, Hendra Bangalino, ST. memberikan klarifikasi, Jum’at pagi 17/04/2026.
Hendra menegaskan bahwa kejadian itu hanyalah miskomunikasi. Belum pernah saya tidak masuk kantor selama dalam satu minggu ini, kebetulan saat itu saya dan rekan-rekan staf lagi di luar karena ada dua acara pernikahan di wilayah Lembang Tadongkon
“Kemarin (kamis, 16/04/2026) ada warga dan anggota BPL (badan permusyawaratan lembang) yang anaknya menikah, saya dan staf pergi menghadiri acara tersebut sekira jam 10 pagi” ucap Hendra.
Hendra menjelaskan, bahwa dari jam 8 hingga jam 10 pagi mereka melayani warga yang datang mengurus keperluannya, tetapi jam 10, mereka pergi menghadiri acara resepsi pernikahan dan juga sosialisasi masalah pajak bumi dan bangunan (PBB).
Ia mengakui, pemberitaan tersebut berdampak pada kondisi internal kantor Lembang Tadongkon.
“Dengan adanya informasi yang tidak sesuai ini, staf kami juga merasa terganggu. Padahal mereka tetap menjalankan tugas dan melayani masyarakat,” katanya.
Hendra berharap ke depan informasi terkait pelayanan publik dapat dikonfirmasi secara berimbang, sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat serta tidak merugikan aparatur yang sedang menjalankan tugas pelayanan.
“Pada prinsipnya, kami di kantor Lembang Tadongkon selalu terbuka dan siap melayani masyarakat,” .
“Seyogianya Pak Camat Kecamatan Kesu’ harusnya tidak langsung membuat video dan menyebarluaskan ke publik.
Ibarat rumpun keluarga, kita semua keluarga kalau pun ada yang salah tinggal panggil anak-anak kita dan nasehati baik-baik,” tegasnya lagi.
“Sebenarnya hal itu hanya sekadar miskomunikasi saja. Memang saat itu saya lagi tidak berada di kantor, sedang ada pekerjaan di luar. Namun kantor Lembang buka,” ujarnya.
Dijelaskan Hendra, ada beberapa orang perangkat Lembang yang pada hari kamis itu menghadiri undangan resepsi pernikahan warga, bukannya tidak masuk kantor,
Intinya gini kita ambil positifnya saja, kita akan lebih meningkatkan pelayanan yang baru di Lembang kami untuk pelayanan kami.
Kedepan, kami akan membuat Pemberitahuan, buka dan tutup jam istirahat, itu akan segera kami buat jadi masyarakat ketika datang jam 12 sampai jam 1 siang datang tinggal melihat papan nama yang berada di depan pintu,” ucap Hendra.
“Senin besok saya akan memberikan masukan buat semua perangkat Lembang supaya bekerja lebih maksimal lagi untuk pelayanan kepada masyarakat.”pungkasnya.
(Oki)


