Reportikaindonesia.com // Serang, Banten – Ditengah gempuran transformasi regulasi tiada henti, Padepokan Tajimalela Ujung Kulon Raksa Jagat Putra Siliwangi semakin kokoh berdiri untuk NKRI.
Jajaran pengurus dan anggota Padepokan Tajimalela Ujung Kulon memiliki eksistensi untuk tetap pada filosofi bahwa membangun harmonisasi kehidupan berbangsa dan bernegara serta bermasyarakat dalam.kerangka menjaga keutuhan NKRI menjadi hal yang absolut dan tetap dipelihara dengan baik.
Hal tersebut disampaikan oleh Ketum Padepokan Tajimalela Ujung Kulon, Aep Saepudin, S.Pd.I pada acara temu kangen dan kopdar pengurus Padepokan. Serang, Minggu, 26 April 2026.
“Padepokan akan menjadi pilar kedamaian dan menjaga serta memelihara keutuhan NKRI di tengah gempuran isu global dan derasnya regulasi,” tegasnya
Pengurus Padepokan Tajimalela Ujung Kulon merevitalisasi kepengurusan dengan maksud dan tujuan terwujudnya eksistensi yang memiliki sinergitas dengan pemerintah dan seluruh elemen masyarakat tanpa pandang bulu, sebab regulasi yang semakin tidak terkendali dapat mengakibatkan hilangnya kendali moralitas dan etika bernegara dan bermasyarakat.
Padepokan Tajimalela senantiasa mampu memberikan equilibrium (keseimbangan) dalam berkehidupan dengan tidak melupakan amanat leluhur yangn telah membuat etalase bernegara dengan menjunjung tinggi nilai-nilai peradaban yang lebih baik.
(Korwil Banten: Jurnalis Endang Mulyawan)



