Reportikaindonesia.com // Kota Tasikmalaya, Jawa Barat – 31 Oktober 2025. Dalam rangka menutup seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun ke-24 Kota Tasikmalaya Tahun 2025, Pemerintah Kota Tasikmalaya bekerja sama dengan Warkop (Warung Silaturahmi dan Komunikasi Persoalan) Tasikmalaya menyelenggarakan kegiatan Refleksi Milangkala ke-24 Kota Tasikmalaya – Pasamoan Warga, dengan mengusung tema:
“Nu Kiwari Ngancik Nu Bihari, Seja Ayeuna Sampeureun Jaga.”
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 31 Oktober 2025, pukul 18.30 WIB bertempat di Aula Bappelitbangda Kota Tasikmalaya (Lantai 3).
Acara ini menjadi sarana kebersamaan antara unsur pemerintah dan masyarakat dalam suasana yang penuh kekeluargaan, rasa syukur, dan refleksi atas perjalanan pembangunan Kota Tasikmalaya selama 24 tahun.
Rangkaian kegiatan yang disajikan meliputi:
1. Pentas Seni dan Shalawat,
2. Doa Bersama Lintas Agama dan Etnis,
3. Musyafahah (saling maaf dan silaturahmi),
4. Serta Murak Tumpeng sebagai simbol ungkapan rasa syukur.
Akan Hadir dalam kegiatan ini Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tasikmalaya, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, budayawan, serta perwakilan berbagai komunitas dan organisasi masyarakat.
Kegiatan ini menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat kebersamaan dalam membangun Kota Tasikmalaya yang semakin maju, santun, dan berdaya saing.
Wali Kota Tasikmalaya dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan refleksi ini merupakan ajang perenungan dan evaluasi bersama terhadap apa yang telah dicapai, sekaligus menjadi pijakan untuk melangkah ke masa depan dengan semangat kolaborasi dan gotong royong.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Tasikmalaya berharap terjalin komunikasi yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat, sejalan dengan semangat “Tasik Santun” – yaitu nilai kesantunan dalam berpikir, bertutur, dan bertindak demi kemajuan daerah.
Dengan mengangkat tema “Nu Kiwari Ngancik Nu Bihari, Seja Ayeuna Sampeureun Jaga”, kegiatan ini mengandung pesan filosofis bahwa masa kini merupakan hasil dari perjuangan masa lalu dan menjadi landasan untuk menjaga keberlanjutan di masa depan.
Refleksi Milangkala ke-24 ini diharapkan menjadi momentum memperkuat tekad seluruh komponen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan yang berkelanjutan, berbudaya, dan berakhlak mulia.
Refleksi Milangkala ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum untuk memperkuat persaudaraan dan komitmen kita bersama. Apa yang telah dicapai menjadi bahan renungan, dan apa yang belum harus menjadi tekad kita bersama untuk diwujudkan, Semoga !!!
Salam santun, salam budaya.
Pemerintah Kota Tasikmalaya.
(Din)



