Reportikaindonesia.com // Jawa Barat – Kejuaraan SAGC Championship 2025, berlokasi di Lapangan atletik Prabu Linggabuana – Linggasari Ciamis, jumat – minggu 19 – 21 Desember 2025 menjadi panggung prestasi membanggakan bagi para atlet muda dan senior dari kontingen SAGC. Dalam ajang tersebut, para atlet berhasil mengoleksi sejumlah medali emas, perak, dan perunggu dari berbagai nomor lomba atletik, mulai dari kategori usia dini hingga senior.
Prestasi tertinggi diraih pada nomor Lari 40 meter Putra U-6, di mana Muhammad Irsyad Rivan Ramadhan sukses mempersembahkan medali emas, menegaskan potensi atlet usia dini SAGC di cabang atletik.
Sementara itu, pada nomor Lompat Jauh Putra dan Putri Kelas 3 dan 4, SAGC kembali menunjukkan konsistensi dengan raihan medali perak oleh Damarryan Aditya dan medali perunggu oleh Syakira Dwikiran R.
Di nomor beregu, tim Relay 5 x 80 meter Putri berhasil menyumbangkan medali perunggu melalui kerja sama solid para atlet muda, yakni Ayunda Desvian Tryani, Qaila Halimah Nur Zarifah, Innaya Azmi A, Zulaika Hamna Z, dan Aufa Putri Bahari.
Pada nomor jarak menengah, Lari 800 meter Putra dan Putri U-18, SAGC kembali menambah koleksi medali dengan perak yang diraih Muthia serta perunggu oleh Dede Aldiansyah.
Prestasi gemilang juga ditorehkan Septiani Putri, yang tampil dominan di kelompok U-20 dan senior. Ia sukses meraih medali emas pada nomor Lari 1500 meter Putri U-20/Senior, serta medali perak pada nomor Lari 5000 meter Putri U-20/Senior.
Tak kalah membanggakan, tim Estafet 4 x 100 meter U-18 berhasil menyabet medali emas, diperkuat oleh Raisa Alfi Farabi, Sendi Ruswanda N, Dede Aldiansyah, dan M. Agil, menegaskan kekuatan SAGC di nomor sprint beregu.
Sementara pada nomor Lari 1500 meter U-20 dan Senior Putra, atlet Surya Mihardjo berhasil mengamankan medali perunggu.
Rangkaian prestasi ini menjadi bukti nyata hasil pembinaan berjenjang yang dilakukan SAGC, sekaligus memperlihatkan potensi besar atlet-atlet lokal untuk bersaing di level yang lebih tinggi.
Kejuaraan SAGC Championship 2025 pun menjadi momentum penting dalam mencetak regenerasi atlet atletik yang berprestasi dan berdaya saing nasional.
(Din)



