Reportikaindonesia.com // Jakarta — “Agar Tidak Menjadi Ruang Bebas Tanpa Tanggung Jawab, KSP Dorong Media Sosial Memiliki Identitas,” ucap Qodari.
Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Muhammad Qodari menyoroti besarnya pengaruh media sosial dalam mengubah lanskap jurnalisme nasional. Hal itu disampaikannya dalam diskusi Nusantara Media Fest 2026 yang berlangsung di Meeting Room Borobudur Novotel, Jumat (10/4/2026).
Dalam paparannya, Qodari menegaskan komitmen pemerintah untuk menjaga ekosistem jurnalisme nasional, termasuk menghadapi tantangan dari pesatnya perkembangan media sosial.
Menurutnya, media sosial kini telah menjadi “pemain baru” yang bersaing langsung dengan media pers, terutama dalam distribusi informasi dan perebutan pendapatan iklan.
“Sekarang tantangan media bukan hanya antar sesama pers, tetapi juga dengan akun-akun di media sosial yang semua orang bisa jadi ‘wartawan’ tanpa tanggung jawab yang jelas,” ujar Qodari.
(*/Sal)



