Reportikaindonesia.com // Makassar, Sulawesi Selatan – Ketua DPRD Kabupaten Luwu Utara, Husain, mendampingi Bupati Luwu Utara menghadiri Business Matching Forum yang diinisiasi dan difasilitasi oleh Unit Investasi dan Kerja Sama Perdagangan Internasional APINDO di Grand Claro Makassar, Selasa (4/8/2026).
Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakornas) XXXV APINDO 2026 itu mempertemukan sejumlah kepala daerah dengan perwakilan duta besar serta calon investor dari berbagai negara, di antaranya Uni Eropa, Tiongkok, Singapura, Hong Kong, Jepang, dan Korea Selatan.
Dalam forum tersebut, Bupati Luwu Utara memaparkan berbagai potensi investasi yang dimiliki daerah. Sektor-sektor unggulan yang ditawarkan kepada para investor meliputi energi, pertanian, kelautan, hingga perdagangan karbon (carbon trading). Presentasi tersebut bertujuan menarik minat investor untuk menanamkan modal di Kabupaten Luwu Utara.
Ketua DPRD Luwu Utara, Husain, mengapresiasi penyampaian materi yang dipaparkan Bupati. Menurutnya, presentasi tersebut berlangsung secara komprehensif dan mampu menggambarkan potensi besar yang dimiliki Luwu Utara sebagai daerah tujuan investasi.
“Kami berharap para investor yang hadir dapat melihat peluang besar yang dimiliki Luwu Utara dan tertarik untuk berinvestasi di daerah ini,” ujar Husain.
Ia menilai promosi potensi daerah kepada investor merupakan langkah strategis untuk mempercepat pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah. Namun, menurutnya, peluang tersebut harus ditindaklanjuti secara serius oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) agar investasi yang masuk dapat direalisasikan.
“Langkah strategis yang telah dilakukan Bupati perlu diterjemahkan pada level teknis oleh OPD terkait. Hambatan teknis maupun nonteknis harus dapat diatasi agar proses investasi berjalan lancar,” katanya.
Husain berharap masuknya investasi ke Kabupaten Luwu Utara mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, membuka lapangan kerja baru, meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. Jika diinginkan, saya juga dapat membuat versi yang lebih singkat dan bergaya portal berita seperti Tribun, Detik, atau Antara.
(*/Red)



