Reportikaindonesia.com // Bandung, Jawa Barat – 17 September 2026. Kepala Kanwil Kemenham Jawa Barat, Hasbullah Fudail, memberikan penguatan HAM kepada siswa, guru, dan jajaran manajerial SMPN 52 Bandung.
Dalam kesempatan tersebut, Hasbullah menyoroti pentingnya hubungan harmonis antara orang tua dan guru, terutama ketika terjadi perbedaan pandangan atau persoalan dalam proses pendidikan.
“Orang tua dan guru harus sama-sama memahami perspektif dan prinsip HAM. Jangan sampai dalam memperjuangkan hak, kita justru mengabaikan hak pihak lain,” pesan Hasbullah.
Ia mengajak kedua pihak mengedepankan komunikasi, saling menghormati, dialog, dan penyelesaian masalah sesuai aturan, dengan tetap mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak.
Kepala SMPN 52 Bandung, Dani Setiadi, mengapresiasi penguatan HAM tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan menjadi bekal penting bagi guru dan warga sekolah untuk membangun komunikasi yang sehat dengan orang tua serta menciptakan iklim pendidikan yang harmonis dan humanis.
Sebagai tindak lanjut, pihak sekolah sepakat menggelar kegiatan parenting untuk memperkuat chemistry dan komunikasi antara guru, orang tua, dan murid. Kegiatan ini diharapkan dapat membangun pemahaman bersama, memperkuat sinergi, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih nyaman dan mendukung tumbuh kembang anak.
Guru dan orang tua bukan pihak yang berseberangan. Keduanya memiliki peran penting dalam mendampingi anak tumbuh, belajar, dan berkembang.
• Red



