Reportikaindonesia.com // Luwu Utara, Sulawesi Selatan – Upaya koordinasi dan komunikasi untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang Kondusif terus dilakukan AKBP Ario Putranto Tuhu Mangabdi Di awal masa jabatannya sebagai Kapolres Luwu Utara usai dilantik Kapolda Sulsel menggantikan AKBP Nugraha Pamungkas yang bergeser sebagai Wadir Polairud pada 24 september 2026 lalu.
Salah satunya dengan menggalang sinergi bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) luwu utara. Bertemu langsung dengan pengurus FKUB di ruang kerjanya, mantan Kapolres Luwu Timur ini berharap pertemuan yang berlangsung Rabu (30/9/2026) bukan hanya sebagai ajang silaturahmi tapi juga ruang diskusi untuk membawa Luwu Utara menjadi daerah aman dan nyaman bagi seluruh lapisan masyarakat.
Terlebih Luwu Utara sendiri merupakan salah satu daerah di Sulawesi Selatan yang dijuluki sebagai Indonesia mini dengan segala keberagaman Suku, Agama, Adat dan Budaya di dalamnya. Kompleksitas yang dimiliki Bumi Lamaranginang pun menjadi tantangan tersendiri untuk mencari strategi yang paling tepat dengan karakter masyarakatnya yang beragam.
“FKUB kita tau punya peran pentingdalam menjaga kerukunan dan toleransi umat beragama. Kehadirannya bukan sekedar lembaga tapi juga wadah pemersatu khususnya dalam menyikapi berbagai isu keagamaan yang berpotensi menimbulkan konflik. Untuk itu sinergi antara polri dan FKUB menjadi hal penting dalam menjaga keamanan di Luwu Utara. Untuk itu mohon bantuan dan kerjasamanya.” Ungkap AKBP Ario Putranto di sela diskusinya bersama pengurus FKUB disampingi Kasat Intelkam Polres Luwu Utara AKP Andi Suparman.
Sementara itu Wakil Ketua FKUB Luwu Utara K.H Untung Sunardi di momen itu menyatakan kesiapannya untuk membantu Polri mewujudkan Kamtibmas di kabupaten Luwu Utara.
“Pada intinya, apapun demi Keamanan Luwu Utara kami siap bersinergi.” Pungkas Untung. (*)



