Reportikaindonesia.com // Samarinda, Kalimantan Timur – Seruan persatuan menggema dari Anggota DPRD Kota Samarinda, Elnatan Pasambe dari Partai Gerindra serta Yakop Pangedongan dari Partai Nasdem.
Seruan ini disampaikan di tengah situasi Toraja yang mulai memanas akibat isu politik dan persaingan kepentingan, Natan dan Yakop meminta seluruh warga Toraja untuk kembali bersatu.
Pesan itu ia sampaikan saat bertemu dengan Tim Tour Jurnalis Toraja dan tokoh masyarakat Toraja, Selasa (6/10/2026).
Menurut mereka, orang Toraja dikenal di seluruh Indonesia sebagai suku yang solid, kuat, dan saling menopang di perantauan. Namun, nilai itu perlahan mulai luntur di kampung sendiri karena perbedaan pilihan dan kepentingan.
“Warga Toraja harus bersatu. Kita jangan mau diadu domba. Jangan mau dipecah belah hanya karena beda pilihan politik. Hari ini beda pilihan, besok kita tetap satu keluarga, satu tongkonan, satu darah Toraja,” tegas Elnatan Pasambe.
Ia mengingatkan, pepatah leluhur Toraja “Misa’ Kada Di Potuo, Pantan Kada Di Pomate” yang artinya Bersatu Kita Teguh, Bercerai Kita Runtuh, harus benar-benar dihidupkan kembali, bukan hanya jadi hiasan di dinding.
“Saya lihat di perantauan, orang Toraja itu kompaknya luar biasa. Ada yang susah, langsung dibantu. Ada duka, langsung datang. Kenapa di kampung sendiri kita saling curiga? Ini yang harus kita perbaiki,” ujarnya.
Natan juga menyentil para pemimpin dan tokoh di Toraja. Menurutnya, pemimpin tidak boleh menjadi sumber perpecahan.
Hal yang sama juga disampaikan Anggota DPRD Partai Nasdem yang juga Ketua Tani Nasdem Kalimantan Timur, “Pemimpin, baik itu bupati, anggota DPRD, kepala lembang, tokoh adat, tokoh gereja, harus jadi pemersatu. Jangan justru bikin kelompok-kelompok. Kalau pemimpinnya pecah, rakyatnya pasti ikut pecah,” kata Yakop.
Ia menegaskan, Toraja tidak akan maju jika terus ribut di dalam.
“Bagaimana kita mau dapat program Rp102 Miliar dari pusat, bagaimana kita mau promosikan pariwisata mendunia, kalau kita sendiri tidak bersatu? Pemerintah pusat akan lihat, oh Toraja kompak, Toraja layak dipercaya. Tapi kalau kita ribut terus, siapa yang mau kasih kepercayaan?” tambahnya.
Khusus untuk generasi muda Toraja, Yakop berpesan agar tidak melupakan adat dan budaya meski zaman sudah modern.
“Anak muda Toraja harus bangga jadi orang Toraja. Jaga adat, jaga bahasa, jaga kekompakan. Jangan bangga kalau berkelahi sesama orang Toraja. Bangga itu kalau kita bisa bantu sesama orang Toraja untuk maju bersama,” pesan Yakop.
Seruan persatuan dari Anggota DPRD ini langsung mendapat sambutan hangat dari warga. Banyak warga yang mengaku tersentuh dan sepakat bahwa persatuan adalah kunci utama kemajuan Toraja.
“Betul sekali yang dikatakan Pak Dewan. Kami sudah lelah dipecah-pecah. Kami mau Toraja bersatu kembali. Kami dukung Pak Elnatan dan Pak Yakop,” ujar Mama Yohana, warga Samarinda.
Dengan seruan ini, diharapkan seluruh warga Toraja baik di Tana Toraja, Toraja Utara, maupun yang ada di perantauan seperti Samarinda, Balikpapan, dan Papua, kembali merajut persatuan untuk Toraja yang lebih maju dan bermartabat.
(Sal)



