Reportikaindonesia.com // Jakarta, 8 Oktober 2026. Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenham) Jawa Barat menghadiri Rapat Koordinasi Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia (RANHAM) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Hak Asasi Manusia di Jakarta, Kamis (8/10).
Kepala Kantor Wilayah Kemenham Jawa Barat, Hasbullah Fudail, hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut bersama jajaran. Rapat koordinasi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi dan koordinasi pemerintah pusat dan daerah dalam pelaksanaan RANHAM, khususnya menyambut implementasi RANHAM Generasi VI yang akan segera diundangkan.
Kegiatan dibuka oleh Wakil Menteri Hak Asasi Manusia, Mugiyanto. Dalam arahannya, Mugiyanto menyampaikan bahwa RANHAM Generasi VI yang akan segera diundangkan nantinya menjadi salah satu acuan dalam pelaksanaan P5HAM (Penghormatan, Pelindungan, Pemajuan, Penegakan, dan Pemenuhan Hak Asasi Manusia) di tingkat daerah.
Menurutnya, upaya pemajuan HAM tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi harus diwujudkan melalui kerja bersama hingga ke tingkat daerah dan lingkungan masyarakat.
“Sejatinya HAM itu berasal dari ruang-ruang kecil yang sangat dekat dengan kehidupan kita semua. Untuk menuju negara yang bermartabat, kita perlu bersama-sama berkolaborasi dan bergandengan tangan dalam menegakkan P5HAM,” pesan Mugiyanto.
Ia menekankan pentingnya membangun kolaborasi lintas sektor agar nilai-nilai HAM dapat diimplementasikan secara nyata dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat. Dengan demikian, RANHAM tidak berhenti sebagai dokumen kebijakan, tetapi dapat diterjemahkan menjadi aksi dan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sejalan dengan arahan tersebut, Kakanwil Kemenham Jawa Barat Hasbullah Fudail menegaskan kesiapan jajarannya untuk mengawal pelaksanaan RANHAM Generasi VI di wilayah Jawa Barat.
“Jajaran Kanwil Kemenham Jawa Barat siap mengawal jalannya RANHAM Generasi VI di Jawa Barat. Bersama seluruh jajaran, kami akan melakukan berbagai upaya dan kerja-kerja strategis untuk memastikan RANHAM dapat diimplementasikan sebaik-baiknya demi kepentingan masyarakat,” ujar Hasbullah.
Hasbullah menambahkan, implementasi RANHAM di Jawa Barat membutuhkan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Kanwil Kemenham Jawa Barat akan terus memperkuat koordinasi serta mendorong langkah-langkah strategis agar pelaksanaan P5HAM dapat berjalan secara efektif dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Pada akhirnya, seluruh ikhtiar ini bermuara pada satu tujuan, yaitu menghadirkan perlindungan dan pemenuhan hak asasi manusia yang semakin baik bagi masyarakat, serta mewujudkan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang lebih bermartabat,” pungkasnya.
Rapat koordinasi tersebut sekaligus menjadi ruang konsolidasi bagi pemerintah pusat dan daerah untuk menyamakan persepsi, memperkuat komitmen, serta mempersiapkan langkah implementatif dalam menyukseskan RANHAM Generasi VI sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemajuan HAM di Indonesia.
• Red



