Reportikaindonesi.com // Bekasi, Jawa Barat – Puluhan wartawan yang tergabung dalam Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Babelan Utara turut hadir dalam aksi damai solidaritas Wartawan Bekasi Raya di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bekasi, Kamis (15/10/2026).
Aksi tersebut digelar sebagai bentuk solidaritas terhadap insan pers menyusul dugaan tindakan pelecehan profesi wartawan yang melibatkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (Kadis LH) Kabupaten Bekasi, Syafri Dhony Sirait, AP, SH, M.Si.
Puluhan wartawan Babelan Utara berangkat dari kantor sekretariat Pokja yang berada di Kantor Kecamatan Babelan sekitar pukul 06.00 WIB. Mereka kemudian berkumpul bersama rekan-rekan jurnalis lainnya di Gedung Juang 45, Kecamatan Tambun Selatan, sebelum bergerak menuju Kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi.
Dalam aksi tersebut, ratusan wartawan menyampaikan aspirasi dan tuntutan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja. Salah satu tuntutan yang disuarakan adalah meminta agar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi, Syafri Dhony Sirait, dicopot dari jabatannya.
Ketua Pokja Wartawan Babelan Utara, Nursin, mengatakan keikutsertaan pihaknya dalam aksi tersebut merupakan wujud solidaritas antarjurnalis dalam menyikapi tindakan yang dinilai merendahkan martabat dan profesi wartawan.
Menurutnya, insan pers perlu menunjukkan sikap bersama ketika terdapat tindakan yang dianggap menghina, membungkam, maupun melecehkan profesi jurnalis.
“Ini adalah bentuk solidaritas kami sebagai insan pers. Ketika jurnalis dibungkam, dihina, dan dilecehkan profesinya, kami hadir untuk bersama-sama menyuarakan penolakan terhadap tindakan-tindakan tersebut, “ujar Nursin, didampingi sejumlah pengurus Pokja Wartawan Babelan Utara.
Ia menilai pejabat pemerintahan semestinya dapat memberikan teladan dalam bersikap dan berkomunikasi, termasuk ketika berhadapan dengan wartawan yang menjalankan tugas jurnalistik.
“Apalagi ini dilakukan oleh seorang pejabat pemerintahan yang seharusnya dapat memberi contoh adab dan etika. Namun, perkataan yang disampaikan justru kami nilai merendahkan profesi wartawan, “tegasnya.
Nursin menambahkan, dirinya bersama rekan-rekan yang hadir dalam aksi tersebut memiliki tujuan yang sama, yakni menyampaikan aspirasi agar Syafri Dhony Sirait dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi.
Ia berharap aspirasi yang disampaikan para jurnalis mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat penghormatan terhadap kebebasan pers dan hubungan yang profesional antara pejabat publik dengan insan media.
Aksi solidaritas tersebut menjadi bentuk penyampaian sikap para wartawan terhadap dugaan pelecehan profesi yang mereka persoalkan. Adapun tuntutan pencopotan jabatan merupakan aspirasi peserta aksi yang ditujukan kepada Plt Bupati Bekasi untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangannya.
( Syuri )



