Reportikaindonesia.com // Bekasi, Jawa Barat – Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Kabupaten Bekasi bersama Pemerintah Kecamatan Babelan menggelar acara Forum Desa Tangguh Bencana (Destana) tahun 2025. Forum tersebut dibuka langsung Sekcam Babelan Edi Gunawan di aula Kecamatan Babelan, Kamis (11/12/25).
Acara Forum Desa Tangguh Bencana (Destana) Kecamatan Babelan turut dihadiri nara sumber dari perwakilan BPBD Kabupaten Bekasi, Andika Rahman dan Narja.
Selain itu, Kasi Trantib Kecamatan Babelan, Dudin, Kepala Desa Babelan Kota Saidih serta para pengurus Destana, Katana dan organisasi lainya juga termasuk Rakompas.
Dalam sambutannya, Sekcam Babelan Edi Gunawan menekankan pentingnya sinergi antar lembaga dan partisipasi masyarakat.
“Mari kita tingkatkan kesiapsiagaan dan kesadaran kita dalam menghadapi bencana untuk mengurangi resiko dan dampaknya.” Tegas Sekcam.
Ada 5 materi yang disampaikan oleh Andika Rahman selaku nara sumber dari BPBD Kabupaten Bekasi mengenai Penanggulangan Risiko Bencana (PRB).
Menurutnya, itu sebagai upaya nyata untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di wilayah setempat.
Suasana forum tersebut semakin menunjukkan komitmen kolektif dengan hadirnya puluhan Relawan Destana dari 7 desa, 2 kelurahan di Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.
Menurut Andika , Destana/Katana itu perlu langkah proaktif dalam penanggulangan bencana,dengan demikian yaitu, harus bekerja sama untuk mengidentifikasi potensi bencana dan mengembangkan strategi penanggulangan yang efektif.
Lebih lanjut dikatakannya, Forum Penanggulangan Resiko Bencana (FPRB) menggaris bawahi pentingnya kolaborasi multi sektor yaitu Destana, Katana untuk memastikan bahwa semua pihak terkait terlibat dalam proses penanggulangan bencana termasuk Pemerintah, masyarakat dan organisasi lainnya.
“Maka, kita harus memprioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk mengurangi resiko dan dampak yang ditimbulkan.” Ujarnya.
Forum Desa Tangguh Bencana ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi dan kesiapan seluruh elemen di Kecamatan Babelan khususnya para Relawan Destana / Katana dapat mewujudkan masyarakat yang tangguh dan adaptif terhadap ancaman bencana.
Selain itu, diharapkan terus menjaga kordinasi dan komunikasi lintas wilayah, memperkuat kolaborasi seluruh steakholder untuk dapat dukungan penuh dan kepedulian dari pemangku wilayah sangat diperlukan untuk penguatan organisasi Destana/Katana.
Dengan demikian, dapat meningkatkan mitigasi dengan kenali ancamannya, kurangi resikonya dan siap untuk selamatkan jika bencana datang.
Terimakasih atas cepat tanggapnya seluruh anggota Destana, Katana dan lembaga lainnya turut hadir dalam acara sesi pengurangan resiko bencana .
“Semoga Allah SWT akan memberikan yang terbaik dan kemudahan dalam menjalankan misi kemanusiaan manakala terjadi bencana itu datang,” harapnya.
( Syuri )


