Reportikaindonesia.com // Tasikmalaya, Jawa Barat – 16 April 2026. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia Jawa Barat melakukan penjajakan kerja sama strategis di bidang Hak Asasi Manusia (HAM) dengan Universitas Islam Tasikmalaya. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Rektorat Universitas Islam Tasikmalaya, Kota Tasikmalaya, sebagai bagian dari upaya memperkuat sinergi antara pemerintah dan dunia pendidikan.
Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Rektor Universitas Islam Tasikmalaya, Dr. Ade Zaenul Mutaqin, M.Ag, Ketua Presidium KAHMI Kota Tasikmalaya Zenzen Zainudin, serta Sahabat HAM Epi Mulyana, yang juga selaku Kepala UPTD PPA Kota Tasikmalaya Kehadiran para tokoh tersebut menambah nilai strategis dalam pembahasan kerja sama yang akan dibangun.
Pertemuan berlangsung dalam suasana dialogis dan konstruktif, dengan membahas berbagai program kolaboratif yang berfokus pada peningkatan pemahaman serta internalisasi nilai-nilai HAM, khususnya di kalangan generasi muda. Universitas sebagai institusi pendidikan dinilai memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kesadaran hukum mahasiswa maupun pelajar.
Adapun beberapa rencana kegiatan yang akan dilaksanakan di lingkungan Universitas Islam Tasikmalaya antara lain penyelenggaraan Lomba Cerdas Cermat Hak Asasi Manusia (LCC HAM) tingkat SMA se-Wilayah KCD 12, yang diharapkan mampu menjadi sarana edukasi sekaligus kompetisi yang membangun pemahaman HAM sejak dini.
Selain itu, akan dilakukan pengukuhan Komunitas Peduli HAM (Kopetta HAM) sebagai wadah partisipasi aktif mahasiswa dalam menyuarakan dan mengkampanyekan nilai-nilai HAM di lingkungan kampus maupun masyarakat. Tidak hanya itu, program penobatan Duta HAM juga direncanakan sebagai upaya melahirkan agen-agen perubahan yang mampu menjadi representasi generasi muda dalam mengedukasi masyarakat terkait pentingnya penghormatan terhadap HAM.
Sebagai bentuk penguatan komitmen bersama, kerja sama ini juga akan dituangkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang akan menjadi dasar hukum pelaksanaan berbagai program ke depan.
Melalui penjajakan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang berkelanjutan antara Kantor Wilayah Kementerian HAM Jawa Barat dengan Universitas Islam Tasikmalaya dalam rangka mendorong terciptanya budaya sadar HAM di lingkungan pendidikan dan masyarakat luas di Kota Tasikmalaya.
Sehingga Kota Tasikmalaya yang selama ini memiliki Predikat Kota Peduli HAM sebanyak 12 Kali berturut-turut menjadi salah satu Kota Pelopor di Jawa Barat, yang selalu konsisten dalam pemenuhan P5 HAM.
• Red



