Reportikaindonesia.com // Lebak, Banten – Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 12 Tahun 2026 tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi pedoman resmi pelaksanaan MPLS pada Tahun Ajaran 2026/2027, yang meliputi PAUD/TK, SD, SMP hingga SMS/SMK.
Peraturan ini menjadi pengganti Permendikbud Nomor 18 Tahun 2026.
Hal itu karena dinilai sudah tidak sesuai dengan perkembangan kebijakan pendidikan dan kebutuhan penyelenggaraan MPLS saat ini, dan di dalam permendikdasmen yang baru tersebut terdapat beberapa perubahan mulai dari aturan MPLS, jadwal pelaksanaan MPLS, tahapan, hingga materi utama MPLS 2026. MPLS ini dilaksanakan selama 5 (lima) hari mulai tanggal 13 hingga 17 Juli 2026.
Pembukaan acara resmi MPLS di SMK PU Kabupaten Lebak digelar dengan khidmat dan tertib, dihadiri oleh seluruh civitas akademika SMK PU Kabupaten Lebak, Tenaga Kependidikan dan Tenaga Pendidik serta siswa/siswi peserta MPLS serta siswa lainnya, Lebak, Senin, 13/07/2026.
Dalam sambutannya, Dede Wahyudin selaku Kepala Tata Usaha SMK PU Kabupaten Lebak sekaligus mewakili Kepala Sekolah, menyampaikan bahwa MPLS bagi siswa/siswi baru menjadi momentum awal untuk mengenal lebih dekat mengenai lingkungan sekolah, budaya sekolah, cara belajar dan untuk menambah wawasan bagi khususnya murid baru pada tahun ajaran 2026/2027.
“Saya ucapkan selamat datang bagi seluruh murid baru di SMK PU Kabupaten Lebak, selamat belajar dan jangan lupa semua harus mengikuti peraturan dan tata tertib yang berlaku di SMK PU Kabupaten Lebak, ‘ ujarnya.
Lanjutnya, “saya menghimbau kepada seluruh panitia MPLS, dengan 5 (lima) hari kegiatan nya agar hindari perpeloncoan, bagi siswa baru diharapkan tetap menggunakan atribut dan seragam dari sekolah asal, kenalkan lingkungan sekolah dengan seksama, begitu pula metode pembelajaran, sarana prasarana sekolah serta program-program sekolah, dan jaga ketertiban dan kelancaran selama proses MPLS berlangsung hingga selesai,” tegasnya.
Sementara, Ketua Pelaksana MPLS SMK PU Kabupaten Lebak, Mayang Tresna Dwi Rengganis yang biasa disapa ibu Mayang, menyampaikan bahwa beberapa guru dan tendik dilibatkan sebagai panitia MPLS begitupun OSIS agar seluruh program kerja MPLS dapat direalisasikan sesuai susunan acara yang sudah disepakati oleh seluruh panitia.
Sambungnya, beberapa pemateri atau nara sumber untuk selama 4 (empat) hari sudah disiapkan sesuai tema “MPLS Ramah” dan pada hari terakhir akan kami adakan refleksi dari seluruh kegiatan tersebut, pungkasnya.
(Korwil Banten : Jurnalis Endang Mulyawan)



