Reportikaindonesia.com // Bekasi, Jawa Barat – Polsek Babelan, Polres Metro Bekasi, menggelar apel siaga untuk mengawal proses penyerahan hasil seleksi bakal calon kepala desa (balon kades) dalam tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pantai Hurip, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, Selasa (8/9/2026).
Apel siaga tersebut merupakan bentuk kesiapan pengamanan dalam proses penyerahan hasil seleksi yang dilakukan panitia secara langsung kepada masing-masing bakal calon di kediamannya.
Dalam tahapan Pilkades Pantai Hurip, terdapat delapan bakal calon yang sebelumnya mendaftarkan diri. Namun, satu peserta menyatakan mengundurkan diri sehingga tujuh bakal calon mengikuti tahapan seleksi.
Ketujuh bakal calon tersebut yakni Rojalih, Sanusi, Murdian, Khoirulloh, Asin, Suwandi (incumbent), dan Mustari. Dari hasil seleksi, lima bakal calon dinyatakan lolos, sementara dua lainnya dinyatakan tidak lolos dan tidak dapat melanjutkan ke tahapan berikutnya.
Untuk menjaga kerahasiaan hasil seleksi, panitia menerima hasil dari Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam amplop tertutup dan tersegel. Amplop tersebut kemudian diserahkan langsung kepada masing-masing bakal calon dengan pengawalan aparat kepolisian.
Hasil seleksi tidak dibuka oleh panitia maupun pihak lainnya. Amplop hanya dapat dibuka oleh masing-masing bakal calon yang menerima, sehingga hasil seleksi tetap bersifat rahasia hingga diterima secara langsung oleh peserta.
Kapolsek Babelan, Kompol Wito, S.H., M.H., mengatakan pihaknya menerjunkan 25 personel untuk mengawal seluruh proses penyampaian hasil seleksi tersebut.
“Kami dari Polsek Babelan, Polres Metro Bekasi, mengamankan seluruh rangkaian kegiatan sampai tuntas. Hari ini kita terjunkan 25 personel untuk mengamankan kegiatan,” ujar Kompol Wito.
Ia berharap seluruh bakal calon maupun masyarakat dapat menerima hasil seleksi dengan baik serta bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Ini adalah pesta demokrasi untuk Desa Pantai Hurip. Kita berharap semuanya bisa menerima dengan situasi yang aman dan kondusif, semua tetap rukun dan guyub. Jangan ada yang memprovokasi, mengadu domba ataupun membuat isu-isu hoaks,” tegasnya.
“Ini adalah pesta demokrasi untuk Desa Pantai Hurip. Kita berharap semuanya bisa menerima dengan situasi yang aman dan kondusif, semua tetap rukun dan guyub. Jangan ada yang memprovokasi, mengadu domba ataupun membuat isu-isu hoaks,” tegasnya.
Kompol Wito menambahkan, kepolisian sebelumnya telah melakukan sejumlah langkah antisipasi melalui pemberian imbauan serta membangun komunikasi dengan panitia, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan unsur terkait lainnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pilkades Pantai Hurip, Asep Firdaus, S.Pd.I., mengatakan hasil seleksi telah diterima panitia dari Pemerintah Kabupaten Bekasi dan selanjutnya disampaikan kepada masing-masing bakal calon.
“Alhamdulillah hasilnya sudah kami terima dari kabupaten dan akan kami serahkan satu per satu ke rumah calon masing-masing. Hasilnya masih dalam bentuk rahasia karena berada di dalam amplop dan panitia tidak boleh membukanya, kecuali di depan calon masing-masing,” ujar Asep.
Menurut Asep, mekanisme penyerahan langsung ke kediaman masing-masing bakal calon telah dimusyawarahkan bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kerahasiaan hasil seleksi sekaligus mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.
Ia berharap seluruh peserta dapat menerima hasil seleksi dengan baik. Lima bakal calon yang dinyatakan lolos selanjutnya akan mengikuti tahapan penetapan sebagai calon kepala desa, sedangkan dua peserta yang tidak lolos diharapkan dapat menerima hasil tersebut dengan lapang dada.
“Harapan saya mudah-mudahan dengan hasil ini semua bisa menerima dengan baik. Yang lolos bisa melanjutkan untuk penetapan sebagai calon, dan yang tidak lolos juga bisa menerima dengan baik.” Katanya.
Apel siaga tersebut turut dihadiri 25 personel Polsek Babelan, Babinsa Desa Pantai Hurip Haris, Ketua Panitia Pilkades beserta jajaran. Seluruh unsur bersinergi mengawal proses penyerahan hasil seleksi kepada masing-masing bakal calon guna memastikan tahapan Pilkades berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
( Syuri )



