Reportikaindonesia.com // Makassar, Sulawesi Selatan – Malam puncak Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Batch II Regional Sulawesi di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), dimulai. Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menkopolkam) Djamari Chaniago hadir langsung dalam ajang tersebut yang digelar di Hotel Claro Makassar, Jumat (18/9/2026) pukul 19.45 Wita.
Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Tana Toraja. Dari 70 Kabupaten/Kota se-Pulau Sulawesi, Tana Toraja berhasil meraih Juara 2 Terbaik dalam hal pengolahan sampah dan pengelolaan lingkungan asri.
Ajang yang digelar Kemendagri ini berlangsung secara bertahap di sejumlah daerah di Indonesia. Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 digelar di enam regional, yakni Sumatera, Kalimantan, Maluku-Nusa Tenggara (Nusra), Jawa-Bali, Sulawesi, dan Papua.
Apresiasi Pemda Berprestasi 2026 sebelumnya telah berlangsung di Kota Batam untuk Regional Sumatera, dilanjutkan ke Bali untuk Regional Jawa dan Bali, serta Kota Balikpapan untuk Regional Kalimantan hingga digelar di Jakarta untuk Regional Maluku-Nusa Tenggara.
Tana Toraja dinilai berhasil mengalahkan puluhan kabupaten/kota lainnya dan hanya kalah tipis dari Kabupaten Luwu Timur yang meraih juara 1.
“Ini prestasi luar biasa. Dari 70 kabupaten/kota se-Sulawesi, Tana Toraja bisa juara 2. Ini bukti kerja keras kita semua,” ujar Bupati Zadrak dengan bangga.
Ia menambahkan, kiranya penghargaan ini, bisa menjadi motivasi, energi dan spirit baru menuju Tana Toraja yg lebih baik. Mari kita bergandengan tangan.
“Juara 2 ini adalah juara untuk seluruh masyarakat Tana Toraja. Tanpa kesadaran warga yang mau pilah sampah dari rumah, kita tidak akan bisa juara. Tapi jangan puas, tahun depan kita harus juara 1 tingkat Sulawesi bahkan nasional,” tegas Bupati.
Bupati juga berjanji akan menambah armada pengangkut sampah dan memperbaiki TPA yang ada agar lebih ramah lingkungan.
Prestasi ini disambut gembira warga. Warga mengaku kini Tana Toraja jauh lebih bersih dibanding 2 tahun lalu.
“Dulu sampah di pasar Makale menumpuk, sekarang bersih. Di pinggir jalan juga sudah jarang sampah berserakan. Bangga jadi orang Toraja,” kata Maria, warga Makale.
Dengan predikat juara 2 terbaik se-Sulawesi ini, Tana Toraja diharapkan menjadi contoh bagi daerah lain, bahwa daerah wisata bisa tetap bersih dan juara dalam pengolahan sampah.
Selamat untuk Tana Toraja! (Sal)



