Reportikaindonesia.com // Kota Tasikmalaya, Jawa Barat – 3 Agustus 2026. Sebagai bagian dari Program Tasik Pintar, Pemerintah Kota Tasikmalaya terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini melalui Kunjungan Kerja Bunda PAUD Kota Tasikmalaya kepada penerima bantuan bagi peserta didik tidak mampu tingkat Taman Kanak-Kanak yang dilaksanakan di TK Negeri Pembina Kota Tasikmalaya, Senin (3/8/2026).
Dalam keterangannya, Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul. Pemerintah Kota Tasikmalaya terus berupaya memastikan setiap anak memperoleh akses pendidikan yang layak melalui Program Tasik Pintar yang ke depan diharapkan terintegrasi dengan Sekolah Rakyat. Menurutnya, keberadaan TK Negeri sebagai inovasi Pemerintah Kota Tasikmalaya juga diharapkan mampu menjadi pelopor pengembangan pendidikan anak usia dini di wilayah Priangan Timur.
Lebih lanjut, Wali Kota menilai bahwa usia 0 hingga 6 tahun merupakan masa emas pembentukan karakter, mental, dan nilai-nilai kasih sayang yang akan menentukan kualitas generasi mendatang. Oleh karena itu, beliau mendorong seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha, organisasi masyarakat, dan berbagai elemen lainnya untuk memperkuat kolaborasi dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan anak usia dini sebagai bagian dari upaya mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Tasikmalaya juga melaksanakan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahun 2026 sebagai bentuk sinergi antara sektor pendidikan dan kesehatan. Melalui pelaksanaan BIAS, pemerintah menargetkan cakupan imunisasi anak pada tahun 2026 dapat melampaui 91 % sehingga seluruh anak memperoleh perlindungan kesehatan yang optimal.
(Din)



